Kasubsektor Saparua Timur Laksanakan Kegiatan Jumat Curhat Bersama Warga Negeri Siri Sori Amalatu

Polresta P.Ambon & P.P Lease – Bertempat di Dusun Pia telah dilaksanakan “GIAT JUMAT CURHAT” oleh Kasubsektor Saparua Timur IPDA HENGKY NANURU terhadap Masyarakat Dusun Pia,Negeri Siri Sori Amalatu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Raja Negeri Siri Sori Amalatu Bapak Jhonatan Loris Kejaulija, Kepala Dusun Pia Bpk Albertus Palijama, Kanit Binmas Polsek Saparua Aipda A.Sopaheluwakan, Bhabinkantibmas negeri siri sori amalatu BRIPKA Y PALIJAMA dan Masyarakat Dusun Pia

Menurut Kasubsektor Saparua Timur IPDA HENGKY NANURU kegiatan Jumat Curhat ini merupakan Salah satu implementasi dari Program Basudara Manise, ini bertujuan untuk menerima keluhan, saran dan masukan masyarakat terkait kondisi kamtibmas di Maluku Khusunya Wilayah Hukum Polsek Saparua

Penyampaian Kasubsektor Saparua Timur Beliau memberikan apresiasi dan menyampaikan banyak terima kasih atas bantuan masyarakat yang telah bersama-sama membantu menjaga kondusifitas kamtibmas di wilayah hukum Polsek Saparua dan Saparua Timur, dan berharap dengan kehadiran Pihak Kepolisian di saat ini dapat mendengarkan masukan serta keluhan dari basudara sekalian.

Kapolsek juga berpesan kepada Para Nelayan yang ingin melaut agar memperhatikan kondisi cuaca, dikarenakan cuaca yang saat ini sedang memburuk

“Basudara Nelayan sebelum melakukan mencari ikan di laut agar memperhatikan kondisi cuaca mengigat beberapa hari cuaca yang buruk demi keselamatan bersama dan terhindar dari musibah serta hal-hal yang tidak diinginkan kita bersama.” UcapĀ  Hengky.

Pada kegiatan jumat curhat ini ada Masukan dari Masyarakat yaitu Bapak Zet Lilikwatil, “Pertama Kami menyampaikan terima kasih kepada Bpk Kasubsektor Saparua timur beserta jajarannya karena telah menjaga kondisi keamanan yang sampai saat ini tetap kondusif. Kami berharap Polsek Saparua dan Saparua Timur dapat terus meningkatkan pengamanan di pulau Saparua ini.” Ucapnya

Menurutnya Masyarakat juga mengeluh Terkait dengan kelangkahan BBM dan harga BBM yang sangat mahal hingga mencapai Rp.20.000 per liternya di pulau Saparua ini menjadi penghambat pekerjaan kami sehari-hari baik sebagai Tukang Ojek dengan kendaraan roda dua maupun Nelayan dengan katinting.

“Kami juga berharap ada campur tangan dari pihak Kepolisian terkait melunjaknya harga BBM di pengecer.” Sambungnya

Kasubsektor Saparua Timur Mengatakan bahwa akang menampung Aspirasi yang diberikan dan kemudian akang menindak Lanjutinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *