Gelar Giat Jumat Curhat, Kapolsek Leihibar dengar keluh kesah masyarakat.

Polresta P. Ambon & P.P Lease – Kapolsek Leihibar Ipda Sofia Ch. E. Alfons. S.H., M.H melaksanakan giat JUMAT CURHAT di daerah Air Skula Negeri Hatu Kec.Leihitu Barat . Jumat (30/12/2022). Giat Jumat Curhat tsb merupakan bagian dr Program Quick Wins Kapolri dalam rangka mengembalikan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap Polri yg menurun akibat beberapa persoalan yg terjadi dilingkungan Polri

Dalam kesempatan tersebut juga Kapolsek Leihitu barat menyampaikan Himbauan dan Edukasi terkait situasi Kamtinmas Menjelang. Selama dan Pasca Rangkaian Perayaan Pergantian Tahun Baru 2023 agar Wilkum Polsek Nusaniwe tetap aman kondusif ssperti saat Perayaan Natal Kristus Tahun 2022. Adapun himbauan di Jumat ceria yang di sampaikan oleh Kapolsek Leihitu barat  yaitu Membantu bersama-sama menjaga    Kamtibmas di wilayah Leihitu barat khususnya di negeri Hatu, menjelang malam tahun baru dihimbau agar mari kita menjaga Kamtibmas yang sudah terjaga dengan baik disini,  memberikan no kontak cal center (no telp Pengaduan) Polsek Leihitu barat jika mau melaporkan persoalan dengan cepat serta masyarakat di himbau agar selalu berkoordinasi dengan babinkamtibmas Negeri Hatu jika ada hal hal yang menonjol atau memerlukan bantuan kepolisian.

Selanjutnya dalam kegiatan Jumat Curhat Kapolsek Leihitu barat bersama masyarakat Air Skula Negeri Hatu ada 2 aduan dari masyarakat Kepada Kapolsek Leihitu Barat  yakni  Aduan Kecelakaan Lalulintas pada tanggal 25 Desember pukul 11.00wit Bertempat di daerah warinang Negeri Hatu Kec. Leihitu Barat oleh Saudara Yola Salamahu dan Bapak  Sepnat Tipawael terkait penjualan Sageru minuman tradisional yang di jejerkan di jalan dalam negeri Hatu untuk di jual.

Langkah Langkah Untuk aduan yang pertama tentang Kecelakaan Lalulintas sudah di arahkan pelaku sama korban ke Polsek Leihitu barat langsng untuk mediasi persoalan tersebut. Kemudian Kapolsek Leihitu barat dengan pers Leihitu barat akan mengelar tingkatkan patroli guna menyisir penjualan Sageru minuman tradisional tersebut sehingga tidak ada lagi yang di jejerkan dan berjualan di depan jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *