Menyikapi Penrusakan Kebun Masyarakat Pelauw Oleh OTK, Polsek Haruku Gelar Operasi Gabungan

Polresta P. Ambon & P. P. Lease – Sebanyak 26 pohon Cengkeh, milik warga Negeri Pelauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, dikupas batang dan ditebang oleh Orang Tak Dikenal (OTK). Akibatnya, personil Polisi dan TNI mulai gencar patroli menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat didaerah itu.

Kasi Humas Polresta Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Moyo Utomo mengatakan,  Kamis, (29/9/2022) September 2022, sekiraxpukul 08.00 WIT, bertempat di Hutan Pelea-Wapat  Negeri Pelauw, telah dilaksanakan giat monitoring Lahan milik masyarakat Negeri Pelauw.”Giat Monitoring di Hutan Pelea-Wapat bertujuan untuk memastikan isu yang berkembang di kalangan masyarakat terkait dengan penebangan liar oleh orang tak dikenal (OTK) yang menebang pohon cengkeh di lahan milik masyarakat Negeri Pelauw,”kata Utomo, Jumat (30/9/2022).

Saat patroli, kata dia, personil Polsek Pulau Haruku,  dipimpin  Bhabinkabtibmas Negeri Pelauw, Aipda Rijab Lestaluhu. Jumlah Personil yang terlibat dalam Kegiatan tersebut, yakni  Polsek Pulau  Haruku : 5 Personil,  Koramil Pulau Haruku  2  Personil, Satgas BKO Brimoda Maluku : 2 Personil,  Satgas Armed 1 roket divisi infanteri 2 kostrad  10 Personil.

“Dari giat pengecekan oleh personil gabungan atas aduan masyarakat ditemukan 24  pohon  cengkeh yang batangnya telah di kupas dan dipotong serta 2  pohon cengkih yang telah di tebang, sehingga total 26 pohon cengkih yang diterangkan dan barangnya dikuasai,”bebernya.

Tak hanya disitu, pengukuran penegasan batas administratif yang telah dipasang oleh Tim BPN Provinsi Maluku, BPN Kabupaten Malteng, dan Tim dari Topdam XVI/Pattikura di hutan Ana Lelen, Negeri Pelauw telah dicabut.

“Menangapi laporan dari Bhabinkamtibmas Negeri Pelauw, setelah mengecek kebenaran laporan pengaduan masyarakat terhadap pengrusakan terhadap pohon Cengkeh milik masyarakat Pelauw oleh OTK, pada pukul 09.30 WIT, Kapolsek Haruku, Iptu Julkisno. Kaisupy berkoordinasi dengan pihak Koramil dan Brimob untuk melakukan patroli,”terangnya.

Disebutkan,  Patroli gabungan dipimpin langsung oleh Kapolsek Pulau Haruku Iptu Julkisno Kaisupy, didampingi Kanit Provos Aipda A.B.Sanaky, bersama 7  personil Polsek Pulau Haruku dan juga melibatkan 2  Personil Satgas Armed 1 roket divisi infanteri 2 kostrad dan 2 (dua) Personil Satgas BKO Brimoda Maluku.

” Giat patroli ini dimulai Pukul 10.00 wit Personil melaksanakan APP pada Mako Polsek Pulau Haruku Yang di pimpin Kapolsek Pulau Haruku terkait dengan Pelaksanan Patroli Gabungan yang melibatkan Satgas Armed 1 roket divisi infanteri 2 kostrad dan Satgas BKO Brimoda Maluku,”paparnya.

Personil melaksankan Patroli Dari Negeri Pelauw Menuju Hutan Pelea-Wapat (perbatasan Negeri Pelauw dan Negeri Kariuw) yang menjadi temuan pengrusakan Oleh OTK.”Giat Patroli gabungan di Hutan Pelea-Wapat Negeri Pelauw dan Dusun Ory bertujuan untuk Mencegah tindakan-tindakan dari OTK yang merusak tanaman-tanaman milik warga Negeri Pelauw dan Dusun Ory sekaligus menjaga kamtibmas tetap aman agar Masyarakat Negeri Pelauw dan Dusun Ory dapat menjalankan aktifitas dengan baik dibawah tindakan-tindakan penebangan liar, s dan pengrusakan oleh OTK hingga giat patroli gabungan berakhir situasi aman dan terkendali,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *