Sadar Akan Sering Terjadi Gangguan Kamtibmas Bermula Dari Para Pemuda Kapolsek Nusaniwe Melaksanakan Kegiatan dengan Tema ” Bacarita Basudara Manisme “

Polresta P. Ambon & P. P. Lease – Kapolsek Nusaniwe IPTU Johan. WM. Anakotta melaksanakan giat “Bacarita Basudara Manise”  bersama Pemuda Gereja Jemaat Nehemia Benteng bertempat di  Gereja Nehemia Kel. Benten. Kamis 30/06/2022

dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh

– Pendeta Pendamping Ibu Nor Soukotta, S.Th

– Wakil KMJ Bpk Piter Ohman

– Ketua AMGPM Cab. Nehemia Bpk Ferdy Halauwet, ST

– Majelis Jemaat : 4 org

– Pemuda Gereja : 200 org.

kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas yg dapat menyebabkan timbulnya Potensi Konflik Sosial di Wilayah Hukum Polsek Nusaniwe. serta bertujuan untuk Mengajak Pemuda-pemudi Gereja untuk Sinergi. Solid dan Gandeng tangan dengan pihak Kepolisian serta bersama-sama tanggung jawab dan jaga situasi Kamtibmas yang kondusif.

dapat Merangkul Pemuda-pemudi Gereja untuk mulai hari ini melihat Kepolisian sebagai Keluarga sendiri. Rekan. Sabahat dan Mitra bukan lagi melihat Kepolisian sebagai Musuh yg menakutkan. dan Sepakat bersama-sama Pemuda Gereja untuk melawan dan perangi Pelaku-pelaku Gangguan Kamtinmas (Pelaku Kejahatan) yang selalu membuat keresahan dan ketidaknyamanan masyarakat. serta Mengajak Pemuda Gereja untuk tampil sebagai Gembala yang patut dicontohi dan diteladani baik dalam Sikap. Perbuatan dan Pikiran bukan sebagai Pemicu Gangguan Kamtibmas (Provokator).

Kapolsek Nusaniwe menyampaikan Kepada Para Pemuda-pemudi gereja ” saya sangat Terima kasih dan Apresiasi yg luar biasa kepada seluruh Pemuda Jemaat GPM Pancaran Kasih yang hadir dalam Kegiatan Bacarita Basudara Manise dan selalu Sinergi, Solid dengan aparat keamanan dalam menjaga situasi Kamtibmas aman kondusif di Kec. Nusaniwe. Pihak Kepolisian terlebih khusus polsek nusaniwe tetap Netral dan tidak berpihak kepada siapapun karena tujuan kami Wilayah Nusaniwe wajib aman dan nyaman dirasakan masyarakat.” tuturnya

“saya harapkan agar sebagai Pemuda Gereja tidak terprovokasi dan terpancing dengan pihak-pihak lain yang sengaja ingin mengadu domba diantara kita sehingga terjadi gangguan kamtibmas. karena Mengingat sering terjadinya aksi bakalai dan baku lempar yang pada umumnya dilakukan oleh Pemuda-pemuda dan dapat menganggu situasi Kamtibmas agar dihentikan karena tidak ada manfaatnya. Dan ingat, masalah perorangan harus diselesaikan perorangan, bukan dibawa-bawa menjadi masalah kelompok, kampung ataupun agama.” lanjutnya

sebelum menutup himbawanya kapolsek nusaniwe meminta para Pemuda-pemuda Gereja agar dapat menjadi pelopor Kamtibmas dan menjadi contoh yang baik serta mencerminkan kehidupan yang penuh kasih sayang antar sesama manusia khususnya dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. dan Sepakat bersama Polri dan Pemuda Gereja untuk melawan dan perangi Pelaku-pelaku Kejahatan yang selalu membuat ketidaknyaman  kita bersama di Kec. Nusaniwe.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *